JENIS TAWASSUL & TABARRUK
A. Tawassul:
Tentang tawassul, Allah SWT berfirman:
{يا أيها الذين آمنوا اتقوا الله وابتغوا إليه الوسيلة …}
"Wahai orang-orang yg beriman, bertaqwalah kepada Allah, dan carilah wasilah (perantara) (dalam menuju kerindoan)-Nya" (QS. Al-Maidah: 35)Bertawassul bisa dilakukan setidaknya dengan 5 cara, yakni: bertawassul melalui:
- Amal soleh.
- Rasulullah SAW
- Para nabi
- Kaum soleh
- Napak tilas orang-orang soleh.
B. Tabarruk
Ada 8 hal dalam bertabarruk:
- Bertabarruk melalui atsar (bekas/sisa/peninggalan) Rasulullah SAW.
- Bertabarruk melalui pesarean Rasulllah SAW.
- Bertabarruk melalui atsar kaum solihin.
- Bertabarruk melalui napak tilas para nabi dan kaum solehin.
- Berrabarruk dengan menyentuh Ka'bah, arkan (sisi-sisi) bangunan Ka'bah, dan Hijir.
- Bertabarruk dengan cara melakukan solat di dekat kuburan kaum solihin dan mendirikan masjid di atas kisarannya.
- Bertabarruk dengan cara mencium kepala, mata, tangan, lutut, bahkan kaki Rasulullah.
- Bertabarruk dengan air hujan.
Diintisarikan dari kitab Ar-Rahiq Al-Makhtum fi Tariq Al-Kutb Al-Maktum Sidi Abi Al-Abbas At-Tijani, karya Imam Salaheldin Mahmoud
Zulfan Syahansyah At-Tijani
Komentar
Posting Komentar