SEMBILAN NAMA MALAM NIFSU SYA'BAN
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
Berikut nama-nama malam nisfu Sya’ban :
1. Laylah Mubarakah (malam keberkahan), maksudnya malam ini memiliki keberkahan tersendiri. Karena di malam ini malaikat turun menyertai manusia.
2. Laylah al-Qismah (malam pembagian), artinya bahwa di malam ini semua rejeki dan takdir ditentukan dan dibagikan kepada setiap makhluk-Nya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa pada malam nisfu sya’ban ini baik rejeki, jodoh, maupun pernikahan.
3. Laylah at-takfir (malam penghapusan dosa), artinya bahwa di malam ini dosa manusia selama satu tahun akan diampuni Allah Ta'ala sebab kebaikan yang dilakukan oleh hamba-Nya di malam ini.
4. Laylah al-Ijabah (malam keterkabulan doa), dalam sebuah riwayat dari Ibnu Umar diinformasikan bahwa ada lima malam dimana doa-doa yang dipanjatkan akan terkabulkan ; malam Jumat, malam pertama bulan Rajab, malam nisfu sya’ban, malam lailatul qadar dan malam dua hari raya ; idul fitri dan idul adha.
5. Laylah al-Hayat wa ‘iedul malaikat (malam kehidupan dan hari raya malaikat); sebagaimana hari raya bagi umat Islam, malaikat juga memiliki dua hari raya yakni malam lailatul qadar dan malam nisfu sya’ban
6. Laylah as-Syafaah (malam syafaat),
Abu Hakim an-naisaburi menamakan malam nisfu sya’ban adalah malam diberikannya syafaat kepada umat nabi Muhammad.
7. Laylah al-baraah wa laylah as-Shakki (malam pembebasan), dinamakan dengan malam kebersihan karena di malam ini orang-orang mukmin dicatat kesuciannya.
8. Laylah al-Jaizah (malam hadiah), Imam Taqiyuddin as-Subki menamakan malam nisfu Sya’ban sebagai malam yang dihadiahkan kepada orang-orang mukmin.
9. Laylah al-Ghufran wal itqi minan niran (malam ampunan dan pembebasan dari api neraka), di malam ini orang-orang beriman akan mendapatkan ampunan dan pembebasan dari api neraka.
Semoga di malam nisfu Sya’ban kita semua mendapatkan limpahan berkah, syafaat, ampunan, dan keutamaan-keutamaan lainnya.(AH)
____
Sumber :
Kitab : Madza fi Sya’ban
Karya : Sayyid Muhammad bin ‘Alawi al-Maliki
Komentar
Posting Komentar