Wirid Harian Pilihan (1)
Hasbiyallâhu wa Ni'mal-Wakîl
Ketika kegalauannya memuncak, Nabi saw. mengusapkan tangannya ke kepala dan janggutnya, lalu menghela napas panjang dan berucap,
"Cukuplah bagiku Allah, dan Dia sebaik-baik pembela"
(HR Ibnu Abid-Dunya dalam Adz-Dzikr dari Aisyah r.a.)
Apabila dilanda kesedihan atau kegalauan, Nabi saw. berucap,
حَسْبِيَ الرَّبُّ مِنَ الْعِبَادْ، حَسْبِيَ ا لْخَالِقُ مِنَ الْمَخْلُوْقِيْنَ، حَسْبِيَ الرَّازِقُ مِنَ الْمَرْزُوْقِيْنَ، حَسْبِيَ الَّذِىْ هُوَحَسْبِيْ، حَسْبِيَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّاهُوَعَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ
ḥasbīyar rabbu minal-ʿibād, ḥasbīyal kẖāliqu minal-makẖlūqīna, ḥasbīyar-rāziqu minal-marzūqīna, ḥasbīyal-laḏiy huwa ḥasbī, ḥasbīyal-lahul-laḏī lāa ilaha illā huwaʿalaīhi tawakkaltu wahuwarabbul-ʿaršil-ʿaẓīmi
"Cukuplah bagiku Tuhan dari para hamba. Cukuplah bagiku Sang Khalik dari para makhluk. Cukuplah bagiku Sang Pemberi rezeki dari para penerima rezeki. Cukuplah bagiku Dia Yang cukup bagiku. Cukuplah bagiku Allah Yang tiada Tuhan selain Dia. Kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia Pemilik arasy yang agung"
sebanyak (7x) tujuh kali.
Sebab, barangsiapa mengucapkannya, niscaya Allah mencukupinya atas urusan dunia dan akhirat yang mem- buatnya sedih. (HR Ibnu Abdi-Dunya. Demikianlah kata An- Nabhani. Saya sudah mencarinya tetapi tidak menemukannya)
Wirid diatas sangat bagus untuk diistiqomahkan sebagai wirid harian apabila bingung jenis dzikir yang dilantunkan
Sanad dari Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki ra
Qobiltu
BalasHapus