Kunci

Jika antum ingin mengetahui lebih dalam tentang Tariqah Tijani, blog ini hanya sarana, sedangkan penuntun sejati adalah Allah  (ﷻ) maka meminta lah kepada-Nya sebelum menyimpulkan, dan ingatlah bahwa Rahmat & Rahman Allah (ﷻ) sangat luas, melebihi Ampunan & Murka-Nya, selama kita tidak su'ul adab dan arogan sebagai hamba, menjadi salikin bukan berarti harus sempurna,sebagai manusia sebaik apapun pasti memiliki kekurangan, Rasulullah pun masih diciptakan dengan kekurangan sehingga tidak dilabeli Tuhan oleh pengikutnya, cobaan beliau begitu berat sebagai Penutup para Nabi, oleh karena itu sudah sepatutnya kita berterimakasih, karunia Allah kepada kita dibanding pengikut nabi lain jauh berbeda, mulailah dengan belajar Syari'at, Shalat 5 Waktu, Berbakti kepada Orang Tua, Membaca Qur'an, dan Mencari Ilmu Walau Sedikit, baru setelah itu semua terlaksana dan terlatih, masuk ke tahap berikutnya, mencari kapal untuk berlabuh, yaitu Thariqah, di Indonesia ada banyak namun alfaqir sendiri meyakini Tijani adalah yang terbaik, semua pengikut Thariqah bebas meyakini kapal yang akan dimasukinya, namun setelah mengetahui Anugerah yang Allah berikan kepada beliau Sayyidi Syeikh Abul Abbas Ahmad bin Muhammad At-Tijani apakah mau menyia-nyiakan begitu saja, beliau sebagai penutup para wali juga melalui Tahapan Hidup yang luar biasa, dzikir di keheningan malam hingga apabila kantuk datang, beliau segera memasukkan kepalanya ke tali yang tergantung di atap untuk membelenggu leher beliau, masya-allah, jangan dikira semua manusia pilihan Allah dapat enaknya begitu saja.

Bacalah shalawat Fatih berikut hingga Allah memantapkan hati antum, ingat, ndak harus sempurna, seorang yang baru memulai suluk tentu memiliki kekurangan, lawong yang sudah lama saja masih banyak kekurangannya kok, yang terpenting rukun & syarat Tariqah diperhatikan betul, seperti halnya Syari'at Kanjeng Nabi

         اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ❁ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ ❁ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ ❁ نَاصِرِ الْحَقِّ بِالحَقِّ ❁ وَالْهَادِي إِلَىٰ صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيمِ ❁ وَعَلَىٰ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيمِ

Allahumma ṣalli ʿalā Sayyidinā Muḥammadini l-Fātiḥi limā ughliq(a), wa l-khātimi limā sabaq(a), nāṣiri l-ḥaqqi bi l-ḥaqq(i), wa l-hādī ilā ṣirāṭika l-mustaqīm(i), wa ʿalā ālihi ḥaqqa qadrihi wa miqdārihi l-ʿazīm.       

Semoga Allah membimbing kita semua..Aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki seorang Tijani?

Mursyid atau Muqaddam?

DOA MEMINUM AIR ( dengan izin Allah membawa manfaat luar biasa )