Postingan

SEMBILAN NAMA MALAM NIFSU SYA'BAN

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه Berikut nama-nama malam nisfu Sya’ban : 1. Laylah Mubarakah (malam keberkahan), maksudnya malam ini memiliki keberkahan tersendiri. Karena di malam ini malaikat turun menyertai manusia. 2. Laylah al-Qismah (malam pembagian), artinya bahwa di malam ini semua rejeki dan takdir ditentukan dan dibagikan kepada setiap makhluk-Nya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa pada malam nisfu sya’ban ini baik rejeki, jodoh, maupun pernikahan. 3. Laylah at-takfir (malam penghapusan dosa), artinya bahwa di malam ini dosa manusia selama satu tahun akan diampuni Allah Ta'ala sebab kebaikan yang dilakukan oleh hamba-Nya di malam ini. 4. Laylah al-Ijabah (malam keterkabulan doa), dalam sebuah riwayat dari Ibnu Umar diinformasikan bahwa ada lima malam dimana doa-doa yang dipanjatkan akan terkabulkan ; malam Jumat, malam pertama bulan Rajab, malam nisfu sya’ban, malam lailatul qadar dan malam dua hari raya ; idul fitri dan idul adha. 5. Laylah al-Haya...

Menyikapi Kesuksesan dan Kegagalan

Yang perlu kita sadari, urusan dunia itu sudah ada ketentuannya sejak zaman azali (seblum ada bumi dan langit) Cuma ini rahasia Allah SWT. saat ini tinggal kita manjalani sesuai rencana Allah. penilaiannya bukan pada sukses tidaknya kita usaha. tapi pada benar tidaknya secara syariat kita berusaha dan bagaimana cara kita menyikapi hasil usaha. Jika rugi apakah kita mau sabar (ikhtiyar lagi dgn cara yang benar, tanpa putus asa) atau kufur (dengan cara berbuat yg dilarang syariat seperti putus asa lalu bunuh diri, lari ke dukun dll) sedangkan ketika sukses apakah kita mau bersyukur (dgn cara thaat) atau kufur dengan cara membelanjakan harta untuk perkara mubadzir dan haram. itu saja pokok masalahnya.   Adapun ikut dan mengamalkan Thariqah fungsinya bukan untuk simsalabim agar sukses, tapi agar kita terbimbing dengan hidayah Allah untuk menyikapi kegagalan dan kesuksesan sesuai aturan Allah SWT yaitu: SABAR atau SYUKUR jangan sampai KUFUR . Ikhtiyar itu kewajiban kita, taqdir adala...

JENIS TAWASSUL & TABARRUK

A. Tawassul: Tentang tawassul, Allah SWT berfirman: {يا أيها الذين آمنوا اتقوا الله وابتغوا إليه الوسيلة …} "Wahai orang-orang yg beriman, bertaqwalah kepada Allah, dan carilah wasilah (perantara) (dalam menuju kerindoan)-Nya" (QS. Al-Maidah: 35) Bertawassul bisa dilakukan setidaknya dengan 5 cara, yakni: bertawassul melalui: Amal soleh. Rasulullah SAW Para nabi Kaum soleh Napak tilas orang-orang soleh. B. Tabarruk Ada 8 hal dalam bertabarruk: Bertabarruk melalui atsar (bekas/sisa/peninggalan) Rasulullah SAW. Bertabarruk melalui pesarean Rasulllah SAW. Bertabarruk melalui atsar kaum solihin. Bertabarruk melalui napak tilas para nabi dan kaum solehin. Berrabarruk dengan menyentuh Ka'bah, arkan (sisi-sisi) bangunan Ka'bah, dan Hijir. Bertabarruk dengan cara melakukan solat di dekat kuburan kaum solihin dan mendirikan masjid di atas kisarannya. Bertabarruk dengan cara mencium kepala, mata, tangan, lutut, bahkan kaki Rasulullah. Bertabarruk dengan air hujan. Diintisarikan...

Beberapa Catatan Untuk Ikhwan

:::: CATATAN UNTUK IKHWAN TIJANI :::: 1. Dianjurkan untuk menghadiahkan semua bacaan dzikir untuk Rasulullah SAW, dan menjadikan diri sebagai wakil dari syaikh Ahmad ra. Sembari meyakini bahwa Nabi sejatinya tidak membutuhkan hadiah bacaan kita, karena Allah telah cukupkan bagi beliau SAW, sebagaimana firman-Nya: {ولسوف يعطيك ربك فترضى} "Dan sungguh akan Tuhanmu akan memberikan kepadamu, hingga kamu senang (merasa cukup)" Dan semua amalan yang kita lakukan, tercatat dalam lembaran Nabi SAW, bukan sebagai hadiah. Karena Nabi adalah sumber sekaligus muallim (yang mengajarkan) amalan tersebut. Akan tetapi, kita sebut sebagai hadiah untuk Nabi tidak lain sebagai bentuk kecintaan, tidak lain. Inti amalan kaum khas adalah menghadiahkan semua ganjaran ibadah mereka untuk Nabi, baik amalan yang wajib, ataupun sunnah. Kau khas memandang diri mereka tidak labih sebagai wakil dari Nabi dalam menjalankan segala amalan ibadah. 2. Syaikh Ahmad berkata: {لا تجوز الصلاة خلف مبغضين للشيخ، لأن...

BIOGRAFI PROF. DR. ABUYA AS – SAYYID MUHAMMAD BIN ALAWI AL MALIKI AL HASANI

EDISI IMAM AHLU SUNNAH WAL JAMA'AH ABAD 21. BIOGRAFI PROF. DR. ABUYA AS – SAYYID MUHAMMAD BIN ALAWI AL MALIKI AL HASANI 1365 – 1425 H YANG JATUH PADA TANGGAL 15 ROMADLON Oleh: KH Ihya’ Ulumiddin Pada dini hari Jum’at, tanggal 15 Romadhon tahun 1425 hijriyyah yang lalu, seorang ulama besar, guru kita dan panutan kaum muslimin wafat. Innaa Lillah wa Innaa ilaihi roji’uun. Berkaitan dengan wafatnya seorang alim, Rosululloh Shollallohu alaihi wasallam bersabda: مَوْتُ الْعَالِمِ مُصِيْـبَةٌ لاَ تُجْبَرُ وَثُلْـمَةٌ لاَ تُسَدُّ وَهُوَ نَجْمٌ طُمِسَ مَوْتُ قَبِـيْلَةٍ أَيْسَرُ مِنْ مَوْتِ عَالِم “ Meninggalnya seorang alim adalah malapetaka yang tidak bisa dipulihkan dan merupakan kecacatan yang tidak bisa ditambal. Meninggalnya seorang alim tak ubahnya bintang yang pudar sinarnya. Meninggalnya satu kelompok manusia jauh lebih ringan dibanding meninggalnya satu orang alim. “ ( HR Abu Dawud, Ibnu Hibban dan al Baihaqi dari sahabat Abu Darda’ ra. / al Matjarur Rabih, al Hafizh ad – Dimyat...

Keutamaan Shalawat Fatih

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته JGN PINGSAN DLU SBLM SELESAI MEMBACA. MEMBEDAH SIR SHOLAWAT AL-FATIH KEUTAMAAN SHOLAWAT AL – FATIH Penulis : Siti Nur Asiyah (Mutiara Yang Tak Ada Tandingannya) ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪِ، ﺍﻟْﻔَﺎﺗِﺢِ ﻟِﻤَﺎ ﺃُﻏْﻠِﻖَ ﻭَﺍﻟْﺨَﺎﺗِﻢِ ﻟِﻤَﺎ ﺳَﺒَﻖَ، ﻧَﺎﺻِﺮِ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ، ﻭَﺍﻟْﻬَﺎﺩِﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻃِﻚَ ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻘِﻴْﻢِ ﻭَﻋَﻠﻰَ ﺁﻟِﻪِ ﺣَﻖَّ ﻗَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﻣِﻘْﺪَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴْﻢِ . Artinya: “Ya Allah berikanlah shalawat kepada penghulu kami Nabi Muhammad yang membuka apa yang tertutup dan yang menutupi apa-apa yang terdahulu, penolong kebenaran dengan kebenaran yang memberi petunjuk ke arah jalan yang lurus. Dan kepada keluarganya, sebenar-benar pengagungan padanya dan kedudukan yang agung.” atau Artinya: … “Yaa Allah limpahkanlah rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad saw, dia yang telah membukakan sesuatu yang terkunci (tertutup), dia yang menjadi penutup para Nabi dan Rasul yang terdahulu, dia yang membela agama Allah sesuai dengan petunjuk-Nya dan dia yan...

Kenapa di Sholawat Fatih langsung Wa 'Ala Alihi Haqqoqodrihi bukan Wa'Ala Alihi Washohbihi Haqqoqodrihi ?

Sholawat Fatih yg pakai اللهم صل وسلم Dan pada akhir ada وصحبه itu adalah yg dari Sayyid Abi bakar syatho' di mana beliau dulu ingin langsung dapatkan sighot sholawat langsung dari Allah.. kemudian beliau bermunajat bertahannuts di depan Ka'bah selama lebih dari 20 tahun.. kemudian turunlah sebuah daun dari atas Ka'bah yang di yakini itu turun langsung dari surga… Prosesnya karena sebuah keinginan dan harapan kuat dari Sayyid Al Bakri.. Sedangkan sholawat Fatih yg di bawakan oleh sidi syekh Ahmad Attijani itu langsung di imla' oleh Rasulullah Saw.. Dan beliau syekh Ahmad Attijani tidak ada hasrat kuat untuk mendapatkan sebuah amalan wirid atau bahkan sholawat Fatih tersebut.. Semata mata karena menetap qodlo' qudroh irodah Nya Allah… Dimana sudah menjadi garisNya..dan tidak bisa di tolak di hindari Dan sesuatu pemberian yang mahdlun murni atas sifat Al Mannan Nya Allah tidak di awali proses keinginan .. sebagaimana para nabi tidak ada yg ingin cita cita sebagai nabi...